JERMAN SEBAGAI NEGARA KULTUR
Jerman tidak memiliki “Menteri Negara Kebudayaan dan Media”, karena kebudayaan di Jerman merupakan urusan negara bagian, tidak ada kementerian kebudayaan pada tingkat federal. Kegiatan budaya Federasi dikoordinasi oleh seorang menteri negara. Bidang kebudayaan merupakan inti dari status kenegaraan mandiri ke-16 negara bagian. Kewenangan di bidang budaya yang diberikan kepada Federasi oleh undang-undang dasar bersifat terbatas. Oleh karena itu, kebanyakan institusi budaya dipelihara oleh negara bagian dan komune. Di kota-kota yang tidak begitu besar pun terdapat acara budaya bertaraf internasional.
Dari sejarahnya, budaya Jerman dibentuk oleh para kaum intelektual Eropa, baik kaum religius maupun kaum sekuler. Dulu, Jerman disebut sebagai Das Land der Dichter und Denker (“negara para penyair dan pemikir”), karena banyaknya penulis dan filsuf terkenal yang mempengaruhi perkembangan budaya dan pemikiran Barat.
Banyak sekali institusi budaya di negara ini. Ada 240 teater yang disubsidi pemerintah, ratusan simfoni orkestra, ribuan museum dan lebih dari 25.000 perpustakaan tersebar di negara ini. Pengunjung dan penikmatnya pun juga banyak: lebih dari 91 juta pengunjung museum tiap tahunnya, 20 juta pengunjung teater dan opera, dan 3,6 juta pengunjung orkestra simfoni. Sampai tahun 2012, UNESCO mencatat 37 Situs Warisan Dunia dari Jerman.
Terdapat sekitar 300 teater tetap dan 130 orkes profesional antara Flensburg di utara dan Garmisch di selatan. 630 museum seni rupa dengan koleksi serba aneka yang bertaraf tinggi menurut ukuran internasional membentuk jaringan museum yang unik. Seni lukis muda juga sangat hidup di Jerman dan telah mendapat tempat di dunia internasional. Dengan sekitar 94.000 judul buku baru yang diterbitkan atau dicetak ulang tiap tahun, Jerman juga tergolong negara perbukuan yang besar. 350 judul surat kabar harian dan ribuan judul majalah membuktikan perkembangan dunia media yang baik. Sukses baru juga tercatat oleh produksi film – tidak hanya di bioskop Jerman, melainkan di berbagai negara di dunia.
Jerman sebagai negara pujangga dan pemikir. Goethe, begitu pula Bach dan Beethoven. Walau begitu tidak tampak adanya kompetensi kultural pada Jerman sebagai nasion berbudaya. Berlin kian berkembang menjadi magnet bagi kelas kreatif dan tempat bercampur-baurnya aneka kebudayaan. Di lain pihak, federalisme kebudayaan membangkitkan ambisi negara bagian. Politik kebudayaan memajukan lingkungan setempat. Contohnya daerah Ruhrgebiet di negara bagian Nordrhein-Westfalen, yang dahulu dihuni oleh buruh tambang dan buruh pabrik baja. Sejak bertahun-tahun Ruhrgebiet mengubah wajahnya menjadi daerah budaya. Sebagai “Ibu Kota Budaya Eropa Ruhr 2010” diperlihatkannya, bagaimana lingkungan kreatif dapat membuka jalan ke masa depan.
Nama baik Jerman sebagai negara musik yang penting tetap terkait dengan nama penggubah seperti Bach, Beethoven, Brahms, Händel dan Richard Strauss. Mahasiswa datang dari seluruh dunia untuk belajar di perguruan tinggi musik, pencinta musik mengunjungi festival-festival – dari Festival Wagner di Bayreuth sampai Donaueschinger Musiktage untuk musik kontemporer. Di Jerman terdapat 80 teater musik yang dibiayai oleh dana publik, yang terkemuka di antaranya gedung opera di Hamburg, Berlin, Dresden dan München serta di Frankfurt am Main, Stuttgart dan Leipzig. Orkes Filharmoni Berlin pimpinan dirigen Inggris terkenal Sir Simon Rattle dianggap sebagai yang terbaik di antara sekitar 130 orkes di Jerman. Kelompok “Ensemble Modern” di Frankfurt memajukan produksi musik kontemporer dengan mementaskan sekitar 70 karya baru per tahun, di antaranya 20 pagelaran perdana.
Jerman adalah negara Goethe, Schiller dan Thomas Mann, negara Bach, Beethoven dan Wagner. Menurut tradisi, kebudayaan memiliki arti penting dan banyak segi di sini: Terdapat sekitar 300 teater tetap dan 130 orkes profesional di Jerman, di samping itu 630 museum seni rupa dengan koleksi bertaraf internasional. Dengan terbitnya sekitar 94.000 judul buku baru dan cetakan ulang per tahun, Jerman pun tergolong negara perbukuan besar. Karya pelukis muda dicari di dunia internasional, film Jerman juga meraih sukses di banyak negara. Sekitar 120 juta orang adalah penutur asli bahasa Jerman, di Uni Eropa bahasa Jerman merupakan bahasa ibu yang paling banyak penuturnya. Di seluruh dunia dewasa ini ada 17 juta orang yang belajar bahasa Jerman sebagai bahasa asing.
Terkhusus mengunjungi ibu kota Berlin dan obyek-obyek sejarah seni-budaya, wisatawan tertarik juga oleh rangkaian konser dan festival musik bermutu serta acara olahraga besar. Jerman mempunyai 14 taman nasional, 101 taman cagar alam dan 15 reservat biosfer.
Dunia teater
Di Jerman sering dipentaskan karya seniman yang suka ber- eksperimen. Cara ekspresi baru dicoba juga oleh teater tari Jerman yang memiliki beberapa ansambel terkemuka. Termasuk di antara tokoh besar teater tari modern ialah Pina Bausch, koreograf yang meninggal dunia pada tahun 2009. Bintang lain di gelanggang teater tari internasional ialah penari dan penata tari Sasha Waltz yang lahir di Karlsruhe dan yang bekerja sebagai koreograf pada Schaubühne di Berlin.
Pusat Pariwisata Jerman
Deutsche Zentrale für Tourismus (DZT) adalah Badan Pariwisata Nasional Jerman yang berkedudukan di Frankfurt am Main. Melalui enam pengelola regional dan 29 perwakilan di luar negeri serta agen distribusi, organisasi turisme ini mengkoordinasi dan melaksanakan kegiatan pemasaran dan distribusi internasionalnya.
Sumber :
0 komentar:
Posting Komentar